Step by step..ikutin ajah…
1. Pertama-tama install terlebih
dahulu squid melalui synaptic atau melalui command
prompt dengan cara :
# apt-get install squid
2. Setelah selesai maka Squid
langsung dapat di konfigurasikan dengan cara :
# vi /etc/squid/squid.conf
3. Tetapi sebelum di edit
terlebih dahulu backup dulu file aslinya agar kalau rusak bisa
dikembalikan ke default :
4. Baru kemudian kita mulai bermain-main
dengan konfigurasi script Squid :
# vi /etc/squid/squid.conf
Maka akan muncul file konfigurasi
squid yang sangat panjang, berikut langkah-langkah yang
harus diperhatikan….
1. HTTP Port : Merupakan port
yang digunakan untuk menjalankan Squid
http_port 3128
2. Visible Host Name : Agar jika
terjadi error Squid dapat menemukan hostname yang
valid
visible_hostname
davidnakoko.com
3. Cache Manager : Untuk
mendefinisikan email address dari Cache Manager Squid
cache_mgr
davidnakoko@gmail.com
4. Direktori Cache Squid :
Mendefinisikan letak direktori squid beserta besarannya.
Angka 500 menunjukkan ukuran
direktori dalam MB
Angka 16 menunjukkan jumlah sub
direktori tingkat 1
Angka 256 menunjukkan jumlah
subdirektori tingkat 2 dari subdirektori tingkat 1
Jumlah diatas makin besar makin
baik
cache_dir ufs
/var/spool/squid 500 16 256
5. Filtering : Ini merupakan
bagian terpenting dari Squid, dengan ini kita bisa mngatur
rule-rule, dari mulai siapa saja
yang bisa mengakses internet sampai website apa yang
diizinkan untuk di akses.Access
List : Siapa saja yang dapat mengakses Internet
perintah : acl user src
192.168.1.1/255.255.255.255
acl : merupakan perintah access
list
user : nama user yang memiliki IP
atau group
src : merupakan source ip yang
digunakan, bisa menggunakan range jika ingin
membuat group
ex : acl group-it src
192.168.1.1-192.168.1.12/255.255.255.255
6. Filtering Waktu : Memberikan
izin akses berdasarkan waktu dan hari
perintah : acl waktu-akses
time MTWHFA 08:00-16:00
acl : perintah access list
waktu-akses : caption untuk
perintah acl
time : perintah squid utk
mendefinisikan waktu
MTWHFA : merupakan perintah squid
untuk mendefinisikan waktu
M : Monday, T : Tuesday, etc…..
08:00-16:00 : Merupakan waktu
yang diperbolehkan untuk memberikan akses internet
ke penggunaFiltering Website :
Memfilter website apa saja yang tidak boleh diakses
oleh pengguna.
Sebelumnya harus dibuat dulu
suatu dokumen yang berisikan list-list url yang akan
diblock.
misal :
# vi /etc/squid/pornourl.txt
kemudian isikan dengan :
www.worldsex.com
www.17tahun.com
dllLalu berikan perintah squid
pada file Squid.conf dengan perintah :
acl blokporno
dstdomain “/etc/squid/pornourl.txt”Filtering Keyword : Memfilter
keyword yang dimasukkan oleh para
pengguna, misalkan pengguna memasukkan kata
’sex’ di google maka Squid akan
membloknya.Sebelum menambahkan perintah di
Squid.conf, anda harus membuat
file yang berisikan keyword-keyword yang akan
diblok dengan perintah :
# vi
/etc/squid/keywordblock.txt
Lalu isi dengan kata-kata yang
akan di blok :
ex : sex
porn
fuck
dll….
Dan berikan perintah di
Squid.conf dengan perintah :
acl keywordblok
url_regex -i “/etc/squid/keywordblock.txt”
Perintah-perintah filter tersebut
sudah cukup untuk membuat Squid Server sederhana,
langkah berikut adalah memberikan
hak akses pada aturan-aturan yang telah dibuat
sebelumnya. Di Squid perintahnya
dinamakan http_access. Perintahnya adalah
sebagai berikut :
http_access deny
blokporno #
mendeny semua url yang terdapat pada acl blokporno
http_access deny
keywordblock #
men-deny keyword yang ada pada acl
keywordblock
http_access
waktu-akses it_user #
Memperbolehkan acl waktu-akses pada acl user
micokelana
http_access deny
all #
Men-deny semua user yang tidak terdaftar pada squid.conf
http_reply_access
allow all #default
icp_access allow
all #default
Kemudian jangan lupa men-save
file konfigurasi squid.conf yang telah kita edit
dengan menggunakan perintah :
:wq #w : menyimpan
q: keluar (Perintah vi)
Lalu pada command terminal anda
ketikan perintah ;
# squid -z
Fungsi : untuk membuat direktori
cache yang telah kita buat pada perintah squid.
7. Transparent Proxy
Merupakan suatu teknik agar Squid
Proxy menjadi transparent atau tidak terlihat,
maksudnya jika biasanya kita
memasukkan alamat proxy pada setiap browser (firefox,
etc..), jika transparent proxy
diterapkan maka pada browser tidak akan kelihatan kita
memasukkan alamat proxy
kita.Sebelum memasukkan perintah transparent proxy
pada squid, maka kita harus
melakukan perintah iptable agar dapat meredirect port
yang ada pada komputer client.
Maksudnya jika squid kita set pada port 3128, maka
permintaan client yang umumnya
internet itu berada pada port 80 maka kita harus
meredirect port 80 dari client
tersebut ke port proxy kita yang berada pada port
3128.IP Forwarding, agar
transparent proxy dapat diterapkan, maka kita harus
mengaktifkan Ip Forwarding dengan
memberikan nilai 1 pada file
“/proc/sys/net/ipv4/ip_forward”
dengan cara :
# echo 1 >
/proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Tetapi perintah tersebut harus
kita jalankan auto startup, agar jika komputer squid
mati kita tidak perlu repot2
menjalankan perintah tersebut secara terus menerus.
Berikutnya kita harus menjalankan
ip_tables agar client dapat meredirect port squid
server kita dengan perintah :
# iptables -A
PREROUTING -t nat -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
Kemudian restart proxy dengan
perintah :
# squid -k reconfigure
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tata tertib berkomentar di blog
1.gunakan kata "saya" untuk menyapa diri sendiri.
2.jangan berkomentar yang jelek-jelek karna bisa menyinggung perasaan orang lain.
3.jika ada yang salah dengan postingan harap di tegur